Home Dunia Gempa Kuat Jepang Memicu Tanah Longsor 10 Tahun Setelah Bencana Nuklir Fukushima

Gempa Kuat Jepang Memicu Tanah Longsor 10 Tahun Setelah Bencana Nuklir Fukushima

by Admin


TOKYO (AP) – Penduduk di timur laut Jepang pada hari Minggu membersihkan barang-barang dan puing-puing di toko dan rumah setelah gempa bumi yang kuat memicu tanah longsor di jalan raya, merusak bangunan dan bagian jalur kereta peluru, dan menyebabkan pemadaman listrik bagi ribuan orang.

Gempa berkekuatan 7,3 skala Richter pada Sabtu malam mengguncang daerah rawan gempa di prefektur Fukushima dan Miyagi yang 10 tahun lalu dilanda gempa kuat yang memicu tsunami dan meleleh di pembangkit listrik tenaga nuklir.

Lebih dari 140 orang menderita luka ringan, banyak di antaranya terjatuh dan terpotong saat menginjak pecahan kaca. Tiga orang dipastikan mengalami luka serius tetapi tidak ada laporan kematian, kata Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato.

Tokyo Electric Power Co, utilitas yang menjalankan pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Dai-ichi yang dilanda bencana Maret 2011, mengatakan air yang digunakan untuk mendinginkan batang bahan bakar bekas di dekat reaktor telah tumpah karena guncangan. Tetapi tidak ada kebocoran radiasi atau penyimpangan lainnya, kata TEPCO.

Gempa tersebut tidak menyebabkan tsunami karena pusat gempa berada di kedalaman 55 kilometer (34 mil) di bawah laut.

Noriko Kamaya, juru bicara Badan Meteorologi Jepang, mengatakan dalam konferensi pers bahwa gempa tersebut dianggap sebagai gempa susulan dari gempa berkekuatan 9,1 pada tahun 2011.

Listrik telah pulih pada Minggu pagi, meskipun beberapa layanan kereta peluru masih dihentikan. East Japan Railway Co. mengatakan kereta peluru di pantai utara akan ditangguhkan hingga Senin karena kerusakan fasilitasnya.

Rekaman TV dan video yang dibagikan di media sosial menunjukkan kotak, buku, dan barang-barang lainnya berserakan di lantai. Di kota Soma, Fukushima utara, atap kuil Buddha runtuh.

Baca Juga:  Pekemah Wonnangatta yang hilang: Polisi mengajukan banding untuk Russell Hill, Carol Clay

Para pekerja sedang membersihkan jalan raya pantai utama yang menghubungkan Tokyo dan kota-kota utara di mana tanah longsor besar terjadi. Beberapa jalan lain juga terhalang bebatuan.

Getaran kuat hari Sabtu kurang dari sebulan sebelum peringatan 10 tahun bencana rangkap tiga tahun 2011 adalah pengingat yang menakutkan dari tragedi sebelumnya bagi penduduk di wilayah tersebut.

“Dimulai dengan guncangan kecil, lalu tiba-tiba menjadi kekerasan,” kata Yuki Watanabe, seorang pegawai toko swalayan di kota Minamisoma, Fukushima, kepada surat kabar Asahi. “Saya sangat ketakutan,” katanya, menambahkan itu mengingatkannya pada gempa 2011.

Saat dia berlari keluar, dia mendengar suara benturan datang dari belakang toko saat botol kaca dari rak menabrak lantai.

Para ahli memperingatkan lebih banyak gempa susulan. Banyak warga bermalam di pusat-pusat evakuasi, di mana tenda-tenda didirikan sebagai bagian dari upaya perlindungan virus corona.

Yasutoshi Nishimura, menteri yang membidangi kebijakan ekonomi dan fiskal, menyampaikan simpati kepada mereka yang mengalami kerusakan dan cedera.

“Pemerintah akan terus melakukan yang terbaik untuk merespons,” katanya.

Pasukan pertahanan juga dikerahkan untuk menyediakan air di beberapa daerah.

Hak Cipta 2021. The Associated Press. Seluruh hak cipta.

You may also like

Leave a Comment